
Berdasarkan data pengamatan pada bulan September 2009, kejadian gempa tektonik jauh meningkat secara signifikan, demikian pula halnya dengan gempa tektonik lokal. Hanya gempa vulkanik A dan low frequency yang menurun. Disimpulkan bahwa Gunungapi Salak masih dalam keadaan istirahat, tetapi tetap aktif normal.
Adapun detail laporan resmi dari Pos Pengamatan Gunungapi Salak, Jawa Barat, adalah sebagai berikut:
I. VISUAL
Selama bulan September 2009 ini, keadaan cuaca di pos pengmaatan Gunungapi Salak dan sekitarnya pada umumnya terang berawan. Hujan yang tercatat sebanyak 7 kali, dan rata-rata turun pada sore dan malam hari, dengan kriteria hujan gerimis sampai deras. Angin yang tercatat rata-rata bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan lemah sampai sedang. Suhu udara yang tercatat rata-rata maksimum 310C minimum 210C.
II. KEGIATAN GUNUNGAPI
Selama bulan September 2009 ini, keadaan Gunungapi Salak tampak jelas pada pagi hari, hanya kadang-kadang tertutup kabut 01-03. Gunungapi Salak tampak tenang, tidak teramati kepulan asap dari puncak kawahnya. Gejala-gejala lain yang ada kaitannya dengan kegiatan Gunungapi Salak tidak ada.
III. KEGEMPAAN
Selama bulan September 2009 ini, telah tercatat gempa sebanyak 186 kali, yaitu:
110 kali gempa tektonik jauh. (Amax 7 - 22 S - P 10 - tidak terbaca. Lama gempa 40-415 detik, di antaranya gempa terasa sebanyak 3 kali, 1 kali dengan skala IV MMI dan 2 kali dengan skala II MMI).
72 kali gempa tektonik lokal. (Amax 6 - 12 S- P 4 - 9. Lama gempa 32-91 detik).
4 kali gempa vulkanik A. (Amax 8 - 10 S - P 1 - 3. Lama gempa 7 - 15 detik).
4 kali low frequency. (Amax 8 - 10. Lama gempa 30 - 120 detik).
IV. KESIMPULAN
Melihat tanda-tanda di atas, ternyata gempa tektonik jauh meningkat secara signifikan, juga gempa tektonik lokal. Hanya gempa vulkanik A dan low frequency yang menurun. Maka dengan demikian,kami menyimpulkan bahwa Gunungapi Salak masih dalam kadaan istirahat tetapi tetap aktif normal.
(TTD: Ketua Pos Pengamatan Gunungapi Salak, SUDEWO).
(sri)


